Hubungan Tingkat Stres Dengan Perubahan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Yang Dirawat Di Rsud Mokopido Tolitoli
DOI:
https://doi.org/10.58901/jikp.v15i2.1852Kata Kunci:
Hipertensi, Tingkat Stres, Tekanan Darah, Manajemen Stres, Rawat InapAbstrak
Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah melebihi batas normal (≥140/90 mmHg) yang dapat menimbulkan komplikasi serius hingga kematian. Salah satu faktor yang berperan dalam fluktuasi tekanan darah adalah tingkat stres, yang dapat memengaruhi respons fisiologis tubuh secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi yang dirawat di RSUD Mokopido Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilaksanakan pada 27 Mei hingga 26 Juni 2025. Sampel berjumlah 57 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi (ρ = 0,000 < α = 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Disimpulkan bahwa tingkat stres berhubungan secara bermakna dengan perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi yang dirawat di RSUD Mokopido Tolitoli. Oleh karena itu, manajemen stres perlu menjadi bagian integral dalam penatalaksanaan pasien hipertensi di rumah sakit.






