PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER
DOI:
https://doi.org/10.12345/jikp.v11i2.355Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, PJKAbstract
Prevalensi penyakit jantung koroner berdasarkan diagnosis dokter di Indonesia, tertinggi di Kalimantan Utara 2,2%, terendah di Nusa Tenggara Timur 0,7%, untuk di Sumatera Selatan sebanyak 1,2%. Menurut karakteristik umur, umur 75 tahun ke atas memiliki prevalensi tertinggi, yaitu sebesar 4,7%, dan prevalensi terendah 0,1% pada umur kurang dari satu tahun. Menurut karakteristik jenis kelamin, prevalensi tertinggi terjadi pada perempuan, sebesar 1,6%, dan 1,3% terjadi pada laki-laki. Prevalensi ini dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, pentingnya pengetahuan untuk mengetahui berbagai fakto resiko yang dapat menyebabkan terjadinya PJK. Untuk meningkatkan pengetahuan dapat di lakukan dengan Pendidikan Kesehatan.Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pasien PJK di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Metode Penelitian : penelitian ini dilakukan dengan desain pre eksperimental one group protest – posttest. Teknik sampling dengan cara purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 42 responden yang menderita PJK yang berkunjung di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang yang diberikan intervensi selama 20 menit dengan metode ceramah dan media leafleat. Hasil : hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata pengetahuan sebelum diberikan intervensi 17.33 dengan Standar deviasi 1.677 dan rata-rata pengetahuan setelah diberikan intervensi 19.69 dengan Standar deviasi 0.563. Berdasarkan hasil uji alternative menggunakan Wilcoxon didapatkan p- value = 0.00 ≤ α = 0,05. Simpulan : Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Pasien PJK di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.






