Pengaruh Pemberian Edukasi Leaflet Terhadap Pengetahuan Keluarga Dalam Mendeteksi Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Balita Di Puskesmas Pasangkayu Sulawesi Barat
DOI:
https://doi.org/10.58901/jikp.v15i2.1855Keywords:
Demam Berdarah Dengue, Edukasi Leaflet, Pengetahuan Keluarga, Balita, Deteksi DiniAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan serius pada kelompok balita. Salah satu faktor risiko utama yang memengaruhi tingginya angka kejadian DBD pada balita adalah kurangnya pengetahuan keluarga dalam mendeteksi gejala secara dini. Edukasi melalui media leaflet dinilai efektif sebagai upaya peningkatan pengetahuan keluarga yang praktis dan mudah dijangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi leaflet terhadap pengetahuan keluarga dalam mendeteksi gejala DBD pada balita di Puskesmas Pasangkayu Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan pre-test dan post-test. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga balita di Puskesmas Pasangkayu, dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan derajat kemaknaan p < 0,05 melalui bantuan aplikasi SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pemberian edukasi leaflet terhadap pengetahuan keluarga dalam mendeteksi gejala DBD pada balita (p = 0,013; α < 0,05). Disimpulkan bahwa edukasi melalui media leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan keluarga dalam mendeteksi gejala DBD pada balita. Oleh karena itu, penggunaan media leaflet direkomendasikan sebagai salah satu strategi edukasi kesehatan yang dapat diintegrasikan dalam program promosi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan primer.






