Pengaruh Konsumsi Buah Kurma terhadap Durasi Persalianan pada Ibu Inpartu
DOI:
https://doi.org/10.12345/jikp.v11i2.371Kata Kunci:
Durasi Persalinan; Inpartu; KurmaAbstrak
Latar Belakang: Proses persalinan sangat mempengaruhi kwalitas bayi yang di lahirkannya. Kebutuhan cairan dan nutrisi (makan dan minum) merupakan kebutuhan fisiologis yang harus dipenuhi dengan baik oleh ibu selama proses persalinan (Firdausi, 2021). Kadar gula darah yang rendah akan mengakibatkan hipoglikemia. Pada ibu bersalin dengan hipoglikemia dapat mengakibatkan komplikasi persalinan baik ibu maupun janin Tujuan: untuk mengetahui efektivitas buah kurma terhadap durasi persalinan di BPM Bidan Djawari Djamaluddin, S. ST., M. Kes. Metode: Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu atau quasii experiment, Sampell dalam penelitian ini adalah semua inpartu yang melahirkan di BPM Bidan Djawari Djamaluddin, S. ST., M. Kes periode Agustus s/d Oktober 2022, Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik totalling sampling, jenis data yang digunakan data primer dan sekunder dan Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal Bulan Agustus s/d Oktober 2022. Analisis univariat dengan distribusi karakteristik responden, dengan model presentase pada variable dan analisis bivariat menggunakan uji Mann whitney U. Hasil: Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p value sebesar 0,036 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh intervensi buah kurma terhadap durasi persalinan pada ibu inpartu. Kesimpulan: Terdapat pengaruh intervensi buah kurma terhadap durasi persalinan pada ibu inpartu. Berdasarkan hasil penelitian diatas diharapkan tenaga kesehatan dapat dan menganjurkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi buah kurma jika sudah memasuki trimester II sebagai bentuk persiapan dalam menghadapi persalinan






