FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI PADA LUKA OPERASI SECTIO CAESAREA DI WILAYAH PUSKESMAS DAMPANG KABUPATEN BANTAENG
Abstract
Umumnya ibu hamil menginginkan persalinan secara normal. Persalinan dibagi menjadi dua yakni persalinan per vagina dan persalinan secara Sectio caesarea (SC). Menurut Kurniarum, (2016) persalinan dibagi menjadi tiga jenis yakni persalinan spontan (per vaginam), persalinan buatan dan persalinan anjuran. Persalinan spontan yakni persalinan yang berlangsung dengan alami dan dengan kekuatan ibu sendiri melalui jalan lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengankejadian infeksi pada luka operasi seksio secare di wilayah puskesmas Dampang kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuntitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu seksio secare. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini adalah Accidental sampling adalah penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja pasien yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, Hasil penelitian ini KGD ibu post sectio caesarea yang tidak normal sebanyak 20 responden (62,5%) dan yang tidak berisiko sebanyak 12 responden (37,5%). Sifat operasi ibu post sectio caesarea dalam kategori cyto sebanyak 14 responden (43,8%) dan sebanyak 18 responden (56,2%) memiliki sifat operasi yang elektif. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan dan referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian tentang faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi luka post sectio caesarea.