HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN CA. SERVIKS DI PUSKESMAS TAMALANREA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.58901/jiki.v10i1.478Keywords:
paritas, ca.serviksAbstract
World Health Organization (WHO) melaporkan lebih dari 250.000 wanita meninggal karena kanker serviks pada tahun. Di Indonesia pada tahun 2018, kanker serviks masih menjadi yang pertama di antara tumor ganas ginekologi. Dalam lima tahun di RSU Sardjito 179 dari 236 kasus. Di Provinsi Sulawesi Selatan menduduki peringkat pertama di antara lima kanker terbanyak pada wanita tahun 2017-2018 dan 20,0-2 tahun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2016, angka kejadian kanker serviks sebanyak 267 orang. Sedangkan pada tahun 2017 angka kejadian kanker serviks sebanyak 271 orang, pada tahun 2018 angka kejadian kanker serviks sebanyak 248 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanyanya hubungan antara Usia dan Paritas dengan kejadian Kanker Serviks di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar
Metode penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Berdasarkan hasil analisis Chi-square di peroleh nilai p=0.000 < dari α=0.05, ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada hubungan antara usia dengan kejadian ca.serviks. Berdasarkan hasil analisi chi-square diperolweh nilai p= 0.000 < dari α=0.05, ini berarti Ho di tolak dan Ha diterima. Dengan demikia, ada hubungan antara paritas dengan kajadian ca.serviks.
