PENGARUH AROMA TERAPI KAPULAGA TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1

Penulis

  • Annisa Aura Balqhis Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang

DOI:

https://doi.org/10.58901/jiki.v14i1.1734

Kata Kunci:

kapulaga, aromaterapi, mual muntah kehamilan, trimester I, ibu hamil

Abstrak

Latar belakang : Mual muntah pada kehamilan (nausea and vomiting of pregnancy/NVP) dialami sekitar 70-85% ibu hamil trimester I. penggunaan obat antimetik sintetis sering terbatas karena efek samping. Aromaterapi herbal seperti kapulaga (Elettaria ardamom) menjadi alternatif nonfarmakologis yang mulai diteliti.

Tujuan : menganalisis efektifitas aromaterapi kapulaga terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I berdasarkan uji klinis terkontrol (RCT).

Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengen pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 32 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Kriteria inklusi meliputi usia kehamilan 8-12 minggu, kehamilan Tunggal dan mual muntah ≤10 kali/hari. Kriteria eksklusi yaitu adanya komplikasi kehamilan seperti hyperemesis gravidarum, perdarahan pervaginam, serta alergi terhadap aromaterapi kapulaga. Analisis data menggunakan uji Mc Nemar dan Fisher Exact.

Hasil : Terdapat pengaruh bermakna aromaterapi kapulaga terhadap penurunan emesis gravidarum dengan nilai p = 0,001 (<0,05). Pada kelompok intervensi, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Kesimpulan : Aromaterapi kapulaga berpotensi efektif menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester I, aromaterapi kapulaga yang diberikan setiap pagi selama selama empat hari efektif mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama.

Diterbitkan

2026-07-31