EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER SECARA INHALASI DAN MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF

Penulis

  • amelia zisca devy Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang

DOI:

https://doi.org/10.58901/jiki.v13i2.1718

Kata Kunci:

Kata Kunci: aromaterapi lavender, nyeri persalinan, kala I, manajemen nyeri, intervensi nonfarmakologis

Abstrak

Latar Belakang:

Aromaterapi lavender merupakan metode nonfarmakologis yang banyak digunakan untuk membantu mengurangi nyeri persalinan. Kandungan linalool dan linalyl acetate pada lavender memiliki efek relaksasi dan analgesik yang dapat menurunkan persepsi nyeri. Namun, bukti klinis berbasis desain eksperimental terkontrol masih perlu diperkuat.

Tujuan:
Mengetahui efektivitas aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif.

Metode:
Penelitian menggunakan desain randomized controlled trial dengan dua kelompok, melibatkan 20 ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi. Kelompok intervensi (n=10) diberikan inhalasi aromaterapi lavender selama 20 menit disertai pijat lumbosakral teknik effleurage, sedangkan kelompok kontrol (n=10) menerima perawatan standar tanpa aromaterapi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi 0,05.

Hasil:
Kelompok lavender mengalami penurunan nyeri sebesar 3,4 poin, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya menurun 0,9 poin. Perbedaan penurunan nyeri antar kelompok signifikan secara statistik (p < 0.001). Durasi kala I fase aktif juga lebih singkat pada kelompok lavender (p = 0.012).

Kesimpulan:
Aromaterapi lavender efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan serta membantu mempercepat durasi kala I fase aktif. Metode ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi komplementer dalam manajemen nyeri persalinan.

Diterbitkan

2025-12-24