PENETAPAN KADAR METAMPIRON DAN ASAM ASCORBAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE TITRASI IODIMETRI DAN IODOMETRI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar metampiron dan asam ascorbate menggunakan metode titrasi iodimetri dan iodometri. Prinsip metode titrasi iodimetri dan iodometri yaitu adalah sampel yang dititrasi dengan larutan baku iodium. Berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh Farmakope Indonesia, sampel metampiron yang memenuhi persyaratan kadar adalah spasminal dengan persentase kadar 95,44 % dengan volume titrasi 22 ml. Sedangkan sampel asam ascorbat yang memenuhi persyaratan kadar adalah vitacimin dengan persentase kadar 102 % dengan volume titrasi 58 ml. Faktor kesalahan yang teridentifikasi meliputi pengamatan titik akhir titrasi yang kurang teliti dan ketidakstabilan titran. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode titrasi iodimetri dan iodometri efektif dalam penetapan kadar metampiron dan asam ascorbat dengan akurasi yang baik, asalkan dilakukan dengan prosedur yang tepat dan kontrol yang ketat terhadap kondisi analisis.