UJI TOKSISITAS EKSTRAK METANOL BUNGA PRASMAN (Eupatorium triplinerve) PADA LARVA UDANG (Artemia salina)

  • nur hijrah nasir universitas muhammadiyah makassar
Keywords: Artemia salina; BSLT; bunga prasman; LC50; toksisitas.

Abstract

Uji toksisitas merupakan salah satu metode skrining awal yang digunakan untuk mengetahui potensi biologis suatu bahan alam sebelum dikembangkan sebagai kandidat obat atau sumber senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC50 dan tingkat toksisitas ekstrak metanol bunga prasman (Eupatorium triplinerve) terhadap larva Artemia salina menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan analisis probit. Pengujian dilakukan menggunakan beberapa variasi konsentrasi ekstrak, kemudian jumlah kematian larva dihitung setelah 24 jam pemaparan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak diikuti dengan meningkatnya mortalitas larva, sehingga menunjukkan adanya hubungan dosis-respons. Berdasarkan analisis probit diperoleh nilai LC50 sebesar ±2.848 mg/L (ppm), termasuk dalam kategori sedikit beracun (slightly toxic). Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol bunga prasman memiliki aktivitas toksik terhadap larva Artemia salina, namun dengan tingkat toksisitas yang relatif rendah.

Published
2026-08-11
How to Cite
nasir, nur. (2026). UJI TOKSISITAS EKSTRAK METANOL BUNGA PRASMAN (Eupatorium triplinerve) PADA LARVA UDANG (Artemia salina). Jurnal Farmasi Al-Ghafiqi, 2(2), 23-33. Retrieved from https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/2320