Alfiranti Prayunita Perbandingan Efektivitas Antidiare Daun Jambu Biji (psidium guajava L.) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum W.) pada Mencit (Mus musculus)
Abstract
Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi, terutama di negara berkembang. Diare didefinisikan sebagai buang air besar dengan konsistensi tinja yang encer atau berair lebih dari tiga kali sehari, biasanya disertai peningkatan frekuensi dan penurunan volume tinja. Daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum W.) merupakan tanaman obat tradisional yang mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan minyak atsiri yang berpotensi sebagai antidiare. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas antidiare rebusan daun jambu biji dan daun salam, baik secara tunggal maupun kombinasi dengan perbandingan 1:1, pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi diare. Penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan 15 ekor mencit jantan berbobot 20–30 gram yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol negatif (Na CMC 1%), kontrol positif (loperamid HCl 2 mg), rebusan daun jambu biji, rebusan daun salam, dan kombinasi rebusan 1:1. Diare diinduksi dengan minyak jarak 0,5 mL secara peroral, kemudian diamati frekuensi diare dan konsistensi feses selama 4 jam. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan One Way ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh kelompok perlakuan mampu memperbaiki konsistensi feses dan menurunkan frekuensi defekasi dibandingkan kontrol negatif (10,7 kali). Rebusan daun jambu biji menunjukkan efektivitas tertinggi dengan frekuensi diare rata-rata 6,7 kali dan onset terapi 1,2 jam, diikuti kombinasi rebusan (8,3 kali; 1,5 jam) dan rebusan daun salam (9 kali; 1,7 jam). Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok pada frekuensi diare (p = 0,029), sedangkan onset terapi tidak berbeda bermakna secara statistik (p = 0,257). Disimpulkan bahwa rebusan daun jambu biji memiliki efektivitas antidiare paling baik dan berpotensi sebagai alternatif terapi diare yang aman dan alami.

