Efektivitas Penggunaan Abate dalam Upaya Penurunan Angka Kasus Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Amparita
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indoneisa termasuk di wilayah kerja Puskesmas Amparita. DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes albopictus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan abate dalam upaya penurunan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Amparita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif observasional analitik dengan rancangan cross-sectional komparatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 rumah tangga yang terletak di Kelurahan Massepe salah satu wilayah kerja Puskesmas Amparita yang dipilih menggunakan teknik sample purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan abate berdasarkan kuesioner 3M Plus berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 72%. Hasil ini sejalan dengan capaian Angka Bebas Jentik (ABJ) sebesar 95,1% yang telah memenuhi standar nasional, sehingga menunjukkan kondisi lingkungan yang relatif bebas dari jentik nyamuk. Kesimpulannya penggunaan abate efektif dalam menurunkan angka kasus Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Amparita. Meskipun begitu Masyarakat diharapkan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan abate secara rutin untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue.