Jurnal Farmasi Al-Ghafiqi https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL <p style="text-align: justify;">JUFAL merupakan Jurnal dari ITKES Muhammadiyah Sidrap dengan Scope Kimia, Farmasi. Terbit 3 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juli, November.</p> <p style="text-align: justify;">Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Jurnal Farmasi Al-Ghafiqi (JUFAL)</p> <p style="text-align: justify;">Journal of Public Health and Health Administration published since 2022 with ISSN Online: xxxx-xxxx, by ITKeS Muhammadiyah Sidrap. Since April 2022 Journal of Public Health and Health Administration publish by LPPM ITKeS Muhammadiyah Sidrap. JPHHA Published 4 times a year in April, Agustus and November, Januari. Contains writings raised from research results in the field of nursing and midwifery.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time.</strong></p> en-US dewilidia13@gmail.com (Dewi Lidia) dewilidia13@gmail.com (Dewi Lidia) Fri, 15 Nov 2024 13:57:14 +0800 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 GAMBARAN TINGKAT PENGETHUAN PASIEN DENGAN PENGGUNAAN SWAMEDIKASI OBAT ANTIBIOTIK DI APOTEK FATURRAHMAN KECAMATAN WATTANG PULU https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/835 <p></p> <p class="s37"><span class="s31">Penggunaan</span> <span class="s31">antibiotik</span> <span class="s31">secara</span> <span class="s31">swamedikasi</span> <span class="s31">dipengaruhi</span> <span class="s31">oleh</span><span class="s31">pengetahuan</span> <span class="s31">seseorang,</span> <span class="s31">sehingga</span> <span class="s31">apabila pengetahuan seseorang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahan dalam penggunaan. Ketidaktepatan</span> <span class="s31">penggunaan antibiotik yang banyak ditemukan di masyarakat luas, hal ini da</span><span class="s31">pat menjadi penyebab risiko</span> <span class="s31">buruk</span><span class="s31">seperti resistensi antibiotik.Pengetahuan</span> <span class="s31">dan</span> <span class="s31">kepercayaan</span><span class="s31">merupakan</span> <span class="s31">faktor sosial kognitif</span> <span class="s31">yang</span> <span class="s31">mempengaruhi perilaku terkait kesehatan pada level individu, termasuk perilaku penggunaan antibiotik.</span> <span class="s31">Pengetahuan sendiri sang</span><span class="s31">at dipengaruhi oleh pendidikan. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang dimiliki</span><span class="s31">maka</span> <span class="s31">semakin</span> <span class="s31">mudah</span> <span class="s31">orang</span> <span class="s31">tersebut</span> <span class="s31">menerima</span> <span class="s31">informasi,</span><span class="s31">sehingga,</span> <span class="s31">pengetahuannya</span> <span class="s31">akan</span> <span class="s31">semakin</span> <span class="s31">baik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan</span><span class="s31"> pasien terhadap</span> <span class="s31">penggunaan swamedikasi pada obat antibiotik di apotek Faturrahman kecamatan watang pulu kabupaten</span> <span class="s31">sidenreng</span> <span class="s31">rappang</span> <span class="s31">tahun</span> <span class="s31">2024.</span></p> <p class="s12">&nbsp;</p> <p class="s38"><span class="s31">Gambaran</span> <span class="s31">Tingkat Pengetahuan Pasien Dengan Penggunaan Swamedikasi Obat Antibiotik Di</span> <span class="s31">Apotek</span> <span class="s31">Faturrahman</span> <span class="s31">Kecama</span><span class="s31">tan</span><span class="s31">Wattang</span> <span class="s31">Pulu</span> <span class="s31">Kabupaten</span> <span class="s31">Sidenreng</span> <span class="s31">Rappang</span> <span class="s31">Tahun</span> <span class="s31">2024</span> <span class="s31">dapat</span><span class="s31">disimpulakan, Hasil tingkat pengetahuan pasien di Apotek Faturrahman, dapat disimpulkan bahwa tingkat</span> <span class="s31">pengetahuan dapat disimpulkan termasuk dalam kategori kurang, untuk tingkatpengetahuan sebesar 62%.</span> <span class="s31">Karesteristik pasien swamedikasi tentang penggunaan obat antibiotik di Apotek Faturrahman kecamatan</span> <span class="s31">watang pulu kabupaten sidenreng rappangadalah</span> <span class="s31">Laki – lak</span><span class="s31">i 52% pada rentang umur 26- 35 tahun, 20%</span> <span class="s31">dengan</span> <span class="s31">pendidikan</span> <span class="s31">terakhir</span> <span class="s31">dari</span> <span class="s31">SMA,</span> <span class="s31">53%</span> <span class="s31">merupakan</span><span class="s31">Buruh</span> <span class="s31">28%.</span></p> Annisya Aidia Umasyah ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/835 Fri, 15 Nov 2024 13:41:39 +0800 PENETAPAN KADAR METAMPIRON DAN ASAM ASCORBAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE TITRASI IODIMETRI DAN IODOMETRI https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/885 <p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar metampiron dan asam ascorbate menggunakan metode titrasi iodimetri dan iodometri. Prinsip metode titrasi iodimetri dan iodometri yaitu adalah sampel yang dititrasi dengan larutan baku iodium. Berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh Farmakope Indonesia, sampel metampiron yang memenuhi persyaratan kadar adalah spasminal dengan persentase kadar 95,44 % dengan volume titrasi 22 ml. Sedangkan sampel asam ascorbat yang memenuhi persyaratan kadar adalah vitacimin dengan persentase kadar 102 % dengan volume titrasi 58 ml. Faktor kesalahan yang teridentifikasi meliputi pengamatan titik akhir titrasi yang kurang teliti dan ketidakstabilan titran. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode titrasi iodimetri dan iodometri efektif dalam penetapan kadar metampiron dan asam ascorbat dengan akurasi yang baik, asalkan dilakukan dengan prosedur yang tepat dan kontrol yang ketat terhadap kondisi analisis.</p> Iis Rusnawati Anwar, yulfina wahdania ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/885 Thu, 09 Jan 2025 09:59:06 +0800 IDENTIFIKASI JAMU YANG BEREDAR DI KOTA MAKASSAR MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/884 <p>Jamu dikenal sebagai obat tradisional yang telah diwariskan secara turun temurun dan berasal dari tumbuh-tumbuhan. Namun, terdapat beberapa pelaku industri yang menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) seperti paracetamol ke dalam jamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan BKO khususnya paracetamol dan mengukur jumlah kadar BKO dalam jamu pegal linu yang beredar di Kota Makassar. Sampe yang diambil merupakan Sebagian dari populasi termasuk jamu pegal linu yang belum diperiksa BPOM. Metode analisi yang digunakan adalah uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Visible. Pada sampel jamu yang diuji dengan 3 replikasi pada jamu yang sama positif memiliki kandungan BKO paracetamol dengan hasil uji Spektrofotometri UV-Vis diperoleh Panjang gelombang maksimum 246 nm dan absorbansi berturut-turut 0,047, 0,020, dan 0,045 dengan kadar paracetamol yang diperoleh adalah 12,252pada replikasi 1, 5,208 &nbsp;pada replikasi 2, dan 11, 736 &nbsp;pada replikasi 3. Dengan rata rata kadar paracetamol yang terkandung pada jamu pegal linu sebesar 9,732 .</p> <p>&nbsp;</p> nur hijrah nasir, Haryanto Haryanto ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/884 Mon, 13 Jan 2025 08:33:42 +0800 PENETAPAN KADAR CHLORPHENAMINE MALEATE DENGAN METODE TITRASI NITRIMETRI https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/894 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar chlorphenamine maleate menggunakan metode titrasi nitrimetri. Nitrimetri merupakan metode penetapan kadar secara kuantitatif dengan menggunakan larutan baku natrium nitrit. Metode ini didasarkan pada reaksi diazotasi yakni reaksi antara amin aromatik primer dengan asam nitrit dalam suasana asam membentuk garam diazonium. Berdasarkan syarat yang telah ditetapkan oleh Farmakope Indonesia, kadar tablet CTM tidak kurang dari 90.0% dan tidak lebih dari 110,0% dari jumlah yang tertera pada etiket. Sedangkan sampel CTM yang memenuhi persyaratan yaitu pada replikasi 2 dengan persentase 92,5%. dan replikasi 3 dengan persentase 102,5%.</p> WIRA RATU MUTIA, Haryanto Haryanto ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JUFAL/article/view/894 Mon, 13 Jan 2025 15:43:01 +0800