GAMBARAN BEBAN KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PEMERINTAH ACEH

  • raudhatul jannah Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala
Keywords: Beban Kerja Perawat, Manajemen Keperawatan, Ruang Rawat Inap

Abstract

Beban kerja perawat merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen keperawatan karena berpengaruh terhadap kualitas pelayanan keperawatan, keselamatan pasien, serta kesejahteraan perawat. Ruang rawat inap sebagai unit pelayanan dengan aktivitas keperawatan yang tinggi memiliki potensi beban kerja yang beragam, baik dari aspek fisik, mental, waktu, maupun tugas non-keperawatan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran beban kerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Pemerintah Aceh serta untuk mengetahui sub variabel mana yang paling mempengaruhi beban kerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Pemerintah Aceh. Metode yang digunakan merupakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengisian kuesioner beban kerja perawat yang mencakup dimensi beban kerja fisik, mental, waktu, dan tugas non-keperawatan. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa sebagian besar perawat mengalami beban kerja kategori sedang (84,6%), sementara sebagian kecil berada pada kategori ringan (15,4%). Dimensi kerja mental merupakan sub variabel yang paling dominan mempengaruhi beban kerja perawat, ditandai dengan seluruh perawat yang memiliki kerja mental sedang dan berat (100%) mengalami beban kerja sedang. Beban kerja sedang menunjukkan bahwa perawat masih mampu melaksanakan tugas keperawatan sesuai peran dan tanggung jawabnya, namun terdapat tuntutan pekerjaan yang memerlukan pengelolaan yang baik agar beban kerja tetap berada pada tingkat yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dari manajemen keperawatan dalam pengelolaan beban kerja perawat guna mendukung mutu pelayanan keperawatan yang berkelanjutan.

Published
2026-08-20