PENERAPAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PHLEBITIS PADA PASIEN FRAKTUR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH ORTHOPEDI RUMAH SAKIT BANDA ACEH
Abstract
Pelayanan keperawatan di rumah sakit memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satu tindakan yang sering dilakukan adalah terapi intravena melalui pemasangan kateter vena perifer untuk pemberian cairan, obat, antibiotik, dan terapi pendukung lainnya. Namun, tindakan tersebut dapat menimbulkan komplikasi berupa phlebitis apabila tidak dilakukan sesuai standar prosedur operasional dan prinsip aseptik. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan pencegahan dan pengendalian phlebitis pada pasien fraktur di Ruang Rawat Inap Bedah Orthopedi RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis studi kasus ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap 10 orang perawat pelaksana menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan statistik deskriptif. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan pencegahan dan pengendalian phlebitis secara keseluruhan masih berada pada kategori belum optimal sebesar 60%. Komponen hand hygiene dan pembersihan jalur kateter menunjukkan hasil optimal sebesar 60%, sedangkan pengawasan alat dan selang infus menunjukkan 70% belum optimal. Sementara itu, preparasi integumen dan manajemen dressing intravena menunjukkan hasil optimal sebesar 100%. Disimpulkan bahwa penerapan pencegahan dan pengendalian phlebitis masih memerlukan peningkatan guna menurunkan risiko kejadian phlebitis dan meningkatkan keselamatan pasien.

