HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS LAWAWOI
Abstract
Hipertensi pada lansia memerlukan pengobatan jangka panjang yang menuntut kepatuhan minum obat. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang diduga memengaruhi kepatuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lawawoi, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 50 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan rumus Slovin (α = 5%). Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rho dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga kategori cukup (60%) dan memiliki kepatuhan minum obat kategori tinggi (68%). Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (ρ = 0,569; p = 0,000) dengan kekuatan korelasi sedang. Disimpulkan bahwa semakin baik dukungan keluarga, semakin tinggi kepatuhan lansia dalam minum obat hipertensi. Keterlibatan keluarga perlu ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan terapi dan mencegah komplikasi hipertensi pada lansia.

