HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN RANGE OF MOTION (ROM) PADA PASIEN PASCA STROKE DI RUANG FISIOTERAPI RSUD MOKOPIDO TOLITOLI PROVINSI SULAWESI TENGAH
Abstract
Stroke merupakan penyakit penyebab kematian terbanyak kedua di dunia dan penyebab kondisi disabilitas/kecacatan terbanyak ketiga. Sebanyak 15 juta penduduk dunia menderita stroke setiap tahunnya, dari angka tersebut, skitar 5 juta mengalami kematian dan 5 juta lainnya mengalami disabilitas/kecacatan. Secara global, kematian terkait stroke sebanyak 70%-87% di negara berkembang. Di wilayah Asia, kejadian stroke hemoragik sekitar 30% dan iskemik 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Range Of Motion Pada Pasien Pasca Stroke di Ruang Fisioterapi RSUD Mokopido Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah
Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional Study yaitu suatu rancangan penelitian yang mempelajari dinamika korelasi dan asosiasi antara variabel independen dengan variabel dependen dan menggunakan uji Chi Square. Penelitian ini telah dilaksanakan pada 4 Juni sampai 4 Juli 2025. Jenis penelitian ini adalah metode observasional dengan pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah sampel dalam penelitian ini 40responden di ambil dengan menggunakan metode Total Sampling
Berdasarkan uji statistik, dengan menggunakan uji Chi- Square di dapatkkan nilai ρ value = 0,002 lebih besar dari α = 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Ha diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan melakukan Range Of Motion (ROM) pada Pasien Pasca Stroke di Ruang Fisioterapi RSUD Mokopido Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah

