FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA SARI BHUANA KECAMATAN TOILI JAYA KABUPATEN BANGGAI
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular, namun merupakan isu serius di dalam bidang kesehatan karena memiliki potensi menjadi penyakit yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Hipertensi dapat mengakibatkan pengerasan pada arteri, pembesaran pada otot jantung, serta berbagai masalah kesehatan yang terkait dengan jantung dan risiko stroke. Perilaku merokok menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan tekanan darah dan juga salah satu penyebab terjadinya hipertensi, Pola makan yang tidak sehat seperti banyak mengkonsumsi makanan tinggi garam, konsumsi tinggi lemak. Pola makan yang tidak sehat dan konsumsi tinggi kolesterol secara terus menerus, seperti pada lemak hewani dan kuning telur, akan menyebabkan peningkatan kadar LDL di dalam darah. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah penderita Hipertensi yang berada di Desa Sari Bhuana Kecamatan Toili Jaya sebanyak 48 penderita. Analisis univariat digunakan untuk menjelaskan karakteristik masing-masing variabel (Pola Makan dan Merokok) dan Analisis bivariat digunakan untuk menjelaskan keterkaitan masing-masing variabel yang diteliti. Hasil Adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan perilaku merokok pada penderita hipertensi di Desa Sari Bhuana Kecamatan Toili Jaya didapatkan p-value=0,001 (p < 0,05)

