Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah
https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JIKP
<p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah</strong> published since and published since 2018 with by STIKES Muhammadiyah Sidrap. Since July 2014 <strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah</strong> publish by LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap. JKIP Published 2 times a year in July and December. Contains writings raised from research results in the field of nursing. In December 2019 JIKP was so starting in the December 2019 issue.</p> <p style="text-align: justify;">Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah.</p> <p style="text-align: justify;">The field of nursing science published in JIKP includes: Medical surgical nursing, Emergency nursing, Child nursing, Maternity nursing, Mental nursing, Community nursing, and Nursing management.</p>LPPM ITKES Muhammadiyah Sidrapen-USJurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah2089-9394FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT PEDESAAN DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS LANCIRANG
https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JIKP/article/view/841
<p>Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler atau tekanan darah melewati batas normal sistolik. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pedesaan di wilayah kerja UPT Puskesmas Lancirang. Metode penelitian: Jenis penelitian yang digunakan Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 87 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 orang dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan menyebar kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan nilai kemaknaan α = 0,005</p> <p> Hasil analisa univariat didapatkan bahwa sebagian responden obesitas sebanyak 53%,memiliki riwayat keluarga penyakit hipertensi sebanyak 77%,dan memiliki gaya hidup cukup sebesar 85,7%.Analisis bivariat dengan uji Chi-Square didapatkan ada hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi (p=0,001) < α=0,005,Ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi (p=0,001) < α=0,005. Dan da hhubungan gaya gidup dengan kejadian hipertensi (p=0,000) < α=0,005</p> <p> Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pedesaan di wilayah kerja UPT Puskesmas Lancirang adalah obesitas,riwayat keluarga dan gaya hidup. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat menerapkan perilaku hidup sehat,sering melakukan pemeriksaan rutin seperti timbang dan ukur tinggi badan (IMT),pengukuran tekanan darah,pemeriksaan gula darah dan kolestrol,konseling dan olaraga/aktifitas fisik yang rutin.</p> <p> </p> <p>Kata Kunci: Obesitas; Riwayat keluarga; Gaya Hidup; Kejadian hipertensi</p>Nurmiati NurmiatiZainal AbidinNursalma Nursalma
##submission.copyrightStatement##
2025-01-302025-01-3014111010.58901/jikp.v14i1.841HUBUNGAN STRESS DAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTROESOPHAGEAL REFLUKS DISEASE (GERD) PADA MASYARAKAT KELURAHAN KALEKE KABUPATEN BANGGAI
https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JIKP/article/view/858
<p>Pasien GERD mengeluhkan bermacam-macam gejala, seperti heartburn, regurgitation, dan gangguan makan, tetapi terkadang pasien dating dengan keluhan sesak, nyeri dada, dan batuk. Tujuan penelitian diketahuinya Hubungan Stress dan Kebiasaan Makan dengan Kejadian GERD pada masyarakat Kelurahan Kaleke Kabupaten Banggai. Metode penelitian yang pendekatan <em>Cross sectional</em> dengan waktu pengumpulan data dan penelitian 30 Juni sampai 31 Juli 2024. Populasi semua masyarakat yang ada di Kelurahan Kaleke dengan jumlah sampel 36 responden, dengan menggunakan teknik purposive sampling, data dianalisis menggunakan data univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil Stress sebagian besar tidak stress berumlah 29 orang (80,6%) dan yang mengalami stress berjumlah 7 orang (19,4%). Kebiasaan makan sebagian besar baik berjumlah 28 orang (77,8%) dan kurang baik berjumlah 8 orang (22,2%). Hasil uji chi square didapatkan p-value <0,000 sehingga ada Hubungan Kebiasaan Makan dengan kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) pada Masyarakat Kelurahan Kaleke. Hasil uji chi square didapatkan p-value <0,000 sehingga ada Hubungan Kebiasaan Makan dengan kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) pada Masyarakat Kelurahan Kaleke. Saran Diharapkan hasil penelitian pengembangan ilmu pengetahuan (kesehatan khususnya) baik dalam bentuk pembenaran atau penemuan hal baru.</p> <p><strong> </strong></p>indra astutiEvelin kalahaPrisilia Dadung
##submission.copyrightStatement##
2025-01-302025-01-30141111810.58901/jikp.v14i1.858KEMANDIRIAN LANSIA SESUDAH DIBERIKAN SENAM LANSIA DI UPTD PUSKESMAS GUNUNG SARI ULU KOTA BALIKPAPAN
https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JIKP/article/view/844
<p>Senam lansia adalah serangkaian gerak yang teratur, terarah serta terencana dilakukan dengan maksud meningkatkan kemampuan fungsional tubuh. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimanakah Pengaruh Senam Lansia Terhadap Kemandirian dalam Melakukan Aktifitas Sehari–hari Pada Lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gunung Sari Ulu Kota Balikpapan.</p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap kemandirian dalam melakukan aktifitas sehari-hari pada lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode <em>pre-experiment </em>dan menggunakan desain <em>one group pretest-posttest. </em>Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 orang dengan menggunakan teknik <em>purposive sampling </em>yaitu suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian diperoleh bahwa data pada penelitian ini tidak berdistribusi normal sehingga uji alternatif dalam penelitian ini menggunakan uji <em>Wilcoxon Sign Rank Test</em>. Berdasarkan hasil uji statistic <em>Wilcoxon Sign Rank Test</em>, diperoleh p value = 0,001 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh senam lansia terhadap kemandirian dalam melakukan aktifitas sehari-hari pada lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gunung Sari Ulu.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Senam Lansia, Kemandirian, Lansia</p>Asriadi AsriadiNiken Giri WardhaniAnggit Puspita
##submission.copyrightStatement##
2025-01-302025-01-30141192410.58901/jikp.v14i1.844HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DAN KETERSEDIAAN ALAT DAN OBAT DENGAN RESPON TIME DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RS DR. M. YASIN BONE
https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JIKP/article/view/865
<p>Latar belakang, Keperawatan gawat darurat (<em>Emergency Nursing</em>) merupakan pelayanan keperawatan secara komprehensif yang diberikan kepada pasien dengan injuri atau sakit yang mengancam kehidupan. Sebagai pemberi pelayanan perawat dituntut memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Dampak yang dapat terjadi jika response time lambat akan berdampak pada kondisi pasien seperti rusaknya organ- organ dalam atau komplikasi, kecacatan bahkan kematian, dan apabila waktu tanggap cepat maka akan berdampak positif yaitu mengurangi pembiayaan, tidak terjadi komplikasi dan berkurangnya angka mortalitas dan morbilitas. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dan metode analitik. Berdasarkan tujuan penelitian metode penelitian yang digunakan yaitu <em>cross sectional study.</em> Populasi penelitian ini adalah semua perawat IGD RS dr. M. Yasin Bone sebanyak 16 orang, sampel berjumlah 16 orang dengan teknik menggunakan total sampling. Hasil analisis data hubungan tingkat pengetahuan perawat dan ketersediaan alat dan obat dengan response time secara statistic dengan menggunakan uji <em>Chi-Square </em>didapatkan hasil 5 cells (55.6%) dengan expected count < 5 dan nilai <em>Fisher’s Exact Test p = 0.001 </em>diperoleh nilai p < ɑ (0.05). Sehingga dapat disimpulkan p – value < α maka Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti ada hubungan tingkat pengetahuan perawat dan ketersediaan alat dan Obat dengan Response Time di Instalasi Gawat Darurat RS dr. M. Yasin Bone.</p>IRMA IRMAAdi HsAristan Aristan
##submission.copyrightStatement##
2025-01-302025-01-301412534FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI PADA LUKA OPERASI SECTIO CAESAREA DI WILAYAH PUSKESMAS DAMPANG KABUPATEN BANTAENG
https://jurnal.itkesmusidrap.ac.id/JIKP/article/view/886
<p>Umumnya ibu hamil menginginkan persalinan secara normal. Persalinan dibagi menjadi dua yakni persalinan per vagina dan persalinan secara Sectio caesarea (SC). Menurut Kurniarum, (2016) persalinan dibagi menjadi tiga jenis yakni persalinan spontan (per vaginam), persalinan buatan dan persalinan anjuran. Persalinan spontan yakni persalinan yang berlangsung dengan alami dan dengan kekuatan ibu sendiri melalui jalan lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengankejadian infeksi pada luka operasi seksio secare di wilayah puskesmas Dampang kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuntitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu seksio secare. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini adalah <em>Accidental sampling</em> adalah penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja pasien yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, Hasil penelitian ini KGD ibu <em>post sectio caesarea </em>yang tidak normal sebanyak 20 responden (62,5%) dan yang tidak berisiko sebanyak 12 responden (37,5%). Sifat operasi ibu <em>post sectio caesarea </em>dalam kategori cyto sebanyak 14 responden (43,8%) dan sebanyak 18 responden (56,2%) memiliki sifat operasi yang elektif. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan dan referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian tentang faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi luka <em>post sectio caesarea</em>.</p> <p><strong> </strong></p>Mutmainnah MutmainnahNur Isma hdRini Darmayanti
##submission.copyrightStatement##
2025-01-302025-01-30141354610.58901/jikp.v14i1.886